…
Seorang ibu pernah curhat kepada Alm. Ustad Rahmat Abdullah. Ibu ini adalah istri yang dipoligami. Sang suami selalu menjelek-jelekkan si ibu, seolah-olah alasan suami berpoligami karena kesalahan ibu ini. Setelah cerita panjang lebar dengan segala argumentasinya, Alm. Ustad Rahmat Abdullah berkata dengan pelan ” Kalau ibu mau membawa ini pada proses hukum, akan saya bantu carikan pengacara. Kalau ibu mau menyelesaikan ini ke dewan syariah, akan saya antarkan ke dewan syariah. Kalau ibu ingin saya memarahi suami ibu, silahkan panggil suami, nanti saya marahi disini. Tapi apakah itu semua menyelesaikan masalah? Kalaupun ibu menganggap masalah ini sudah begitu sulit diselesaikan dan membuat ibu jadi susah. Kenapa ibu kehilangan kepercayaan bahwa ada kebaikan besar yang lain yang Allah berikan kepada ibu, jika ibu menerima ini dengan ikhlas? Kalau ibu lebih mengharap surga, ketimbang hukuman yang ingin ibu berikan kepada suami yang dianggap bermasalah. Terimalah ini sebagai kehendak Allah, lapangkan dada, tutup telinga dari semua ucapan orang yang buruk, maka semoga Allah berikan surga kepada ibu..”
….
(Bercermin di Telaga Cinta Sang Guru, Mengenang KH. Rahmat Abdullah)

Ternyata ikhlas itu susah ya rif…
Apalagi mengikhlaskan… ah, sudahlah…
intinya apa neh rif?!
poin pertama : hal yang baik, kalau ikhlas, ada ganjaran yang besar dari Allah.
poin kedua : carilah ustad untuk belajar, ga cukup dari buku
poin ketiga : saya kagum dengan ustad Rahmat
poin keempat : jangan pernah menjelek-jelekkan istri, wanita itu lebih perasa.
poin kelima : pikir-pikir lagi kalu mau poligami.
poin kenam : zamzam dan ardian segeralah menikah
.
Mas-mas yang baik hati sudah tahu belum kalo kisah hidup dan perjuangan dk’wahnya Ust. Rahmat Abdullah difilmkan, kalo belum tahu klik aja http://www.iqro.or.id
jazakallah akhi
“poin keenam”
1 jari menunjuk orang lain, 4 jari menunjuk diri sendiri
tuan soliter, saya menikah insyaAllah satu kali saja. jadi tidak berani menunjuk pake 4 jari ke diri sendiri.
eh, tidak salah tafsir lagi kan?
Assalamu’alaikum
kunjungan balik je..
Subhanallah, mata sy brkaca2 membaca nasehat dr Alm.Ust.Rahmat Abdullah, ad rasa rindu dgn tausiyah khas beliau, pelan tp dalem, lugas dan bermakna.. Sy rindu Beliau.. Smg Allah meridhoi dan melapangkan kubur beliau.. Amiin.
alhamdulillah mbak amel pernah mendengarkan beliau
saya belum pernah mendengar langsung
insyaAllah film kisah hidup beliau akan segera dirilis, saat ini sedang syuting
ikhlas emang susah bgt ya.. apalagi ikhlas yang nyangkut ke hati…
semoga nanti saya g dipoligami…..
amiiiinnn…
Subhanallah
Sang Guru itu kini telah iada
Tapi ketulusannya masih saja terasa
Cuplikan film sang murabbi (KH. Rahmat BAdullah) sudah bisa dilihat di www. iqro.or.id
jazakallah akhi
asm, ikhlas..dimana dan gaman cara menggapaimu…
akh, boleh numpang?? ana fadil orang baru di jalanNya
tinjau ana di sma1Pamenang.blogspot.com
Sang Murabbi
Merangkum hati yang terserak
Menggenggam yang terlepas
Meretas gagasan menjadi kenyataan
Menapak jejak tak tergoyahkan
Menatap dengan kesejukan
Menegur dalam cinta
Bersemangat namun syahdu
Diiring doa sunyi
Kami rindu
Haus dahaga tak terperi
Pada sosoknya
Sang murabbi yang dicintai
Masihkah ada?…
(Aa Gun+tari)
http://menantisyahid.blogspot.com
http://mentaridakwah.blogspot.com
Kang gun. bagus puisinya.
jazakallah
Assalamu alaikum, Ustadz?
Ustadz Rahmat Abdullah itu siapa ya?
Kok saya belum pernah dengar.
Mohon pencerahan…
baru kali ini melihat manusia seperti Ust. Rahmat Abdullah
@ Hery Azwan : beliau adaalh masyaikh tarbiyah di Indonesia.
@ Manusia : banyak yg jauh lebih baik dari beliau. tapi kekokohan beliau dalam berjuang menegakkan Islam patut dijadikan teladan. saat ini jarang ulama seperti beliau.
Buat saya apapun yang tertulis di Al Quran adalah baik, termasuk poligami jika suatu hari harus menjadi ladang ibadah saya …
Siap gak yah? iya harus siap dong … kan ibadah.
Nama saya koq gak ada di blogroll mas .. ah siapalah saya.
mbak rindu sudah masuk blogroll BLOGGER sahabat saya
ustadz Rahmat – semoga Allah memberikan terpat terbaik bagi beliau —
beliau favorit dan kebanggaan saya
baru tahu ustadz rahmat abdullah saat mendengar beliau wafat..
ada seorang saudara yg menangis dlm diam.. dia bercerita bahwa ust rahmat abdullah meninggal hari itu..
entah, sy tertegun.. kok bisa ada orang yg ditangisi oleh banyak orang seperti itu.. orang seperti apa beliau (pikir saya waktu itu yg gak tahu apa2).. ternyata beliau memang orang ‘besar’ ya.. subhanallah
pelajaran yg saya ambil:
1. Orang yg paling baik akhlaknya adalah yg baik thd istinya
2. Poligami tidak dilarang di dalam Islam, namun hanya diatur.
3. Hukum Islam itu adil. Tidak akan ada yg terzolimi di dalamnya.
4. Akhir kehidupan itu bukan di dunia ini. Namun di akhirat kelak, maka untuk yg kekal itu (surga) hendaklah kita berlomba-lomba mendapatkannya.
Ya, surga dan ridha Allah lebih utama dari semua penderitaan dibumi.
Semua yang ada di bumi adalah fana sedangkan tempat kita kembali nanti abadi.
Surga itu sebaik-baik tempat kembali ^_^
subhaanallah
kok aku belom komen ya?? maaf nih telat..
Ust. Rahmat Abdullah
namamu selalu membuatku menerawang jauh
mengurai kenangan
tentang dirimu membuatku tak kuasa menahan airmata
mengalir setetes demi setetes
aku mencintaimu ustad, hanya karena Allah saja.
meski jarak selalu jadi pemisah temu raga
tetapi tempaanmu melintasi batas ruang dan waktu
kehadiran dan kepergianmu menyisakan rindu
aku rindu pada senyum dan sahajamu, ustad.
nasehatmu senantiasa berujung cinta
tak goyah dihadang keadaan
Allah ghayatuna..
Rasulullah qudwatuna..
Al-qur’an dusturuna..
Jihad sabiluna..
Syahid ‘asma amanina..
engkau tak pernah minta kehormatan apalagi jabatan
hari-harimu adalah pengabdian
semarang dalam rindu, november 2008
terus berbagi cerita
[...] komentar menanggapi tulisan nasehat Ust. Rahmat Abdullah makasih Bang [...]
Ass. Wr. Wb.
Salam perkenalan.. Alhamdulillah dan terima kasih banyak untuk bisa mengakses blog ini..
semoga kedepannya banyak artikel2 yang lebih bagus lagi..
Jazakalllah
Wassalam
saya pendatang baru nigh ….
saya suka banget dengan nasihat diatas ,…
kayaknya saudara2 dah banyak tau ya tentang agama
enak ya jadi orang yang bisa dekat degan allah dan banyak tau tentang agama…
gak kayak saya ,,dah dangkal ilmu agama..baca qur’an gak lancar..banyak berbuat maksiat,,,
saya ingin berubah ..mohon do’a dan bimbingannya…
dah banyak mungkin dosa yang dah saya lakukan..gak terhitung lagi,,,
Ribuan langkah kau tapaki, plosok negeri kau singgahi, tanpa lelah dan jemu sampaikan firman Tuhanmu
Ya Allah, berikan keberkahan kepada Ustad yang telah memberikan ilmu, yang telah selalu memberikan kerendahan hati dalam setiap kata-katanya, yang memberikan penyejuk jiwa dari setiap taujihnya. Yaa Allah, lapangkanlah kuburnya, berikan kemudahan hisabnya, dan berikanlah rahmat atas janji-janji yang engkau berikan kepada setiap manusia-manusia yang beriman.
Ya Allah, kuatkan kami atas sepeninggal ustad yang kami cintai. Berikanlah kami ganti yang terbaik dari seorang yang kami hormati ini. Kuatkanlah tekad kami untuk selalu memenuhi janji-janji-Mu yaa Allah. Dan jadikanlah kami sebagai Rahmat Abdullah yang lainnya. Amien.