Acungan jempol selayaknya kita berikan untuk stasiun-stasiun televisi Indonesia. Acungan jempol tanda bangga atas luar biasa peranan mereka dalam pembentukan karakter bangsa. Menurut saya, minimal ada dua karakter positif yang dibentuk stasiun-stasiun televisi Indonesia. Dua karakter positif itu adalah optimisme dan cinta.
Optimisme
Optimisme!. Itulah karakter yang ingin dibentuk oleh stasiun-stasiun televisi kita. Untuk sebuah bangsa yang [...]
Arsip untuk April, 2008
Televisi: Antara Optimisme dan Cinta
Diposkan dalam indonesia, sosial pada April 30, 2008 | 66 Komentar »
Pak Natsir Tentang Uzlah
Diposkan dalam indonesia, islam, tokoh pada April 30, 2008 | 7 Komentar »
Saudara-saudara! Pernah di Indonesia sistem uzlah dilakukan, terlepas dari soal zaman. Sistem itu dipakai oleh umat Islam di bawah pimpinan alim ulama. Mereka mengambil sistem uzlah untuk mempertahankan diri, mempertahankan kubu-kubu pertahanan jiwa, berupa pesantren-pesantren , berupa mesjid-mesjid, di mana uzlah itu dapat disempurnakan. Ini yang dijalankan oleh Tuanku Imam Bonjol umpamanya!.
Ada orang pada masa [...]
Menghadirkan
Diposkan dalam curhat pada April 25, 2008 | 26 Komentar »
Seorang pemuda
Dalam lindungan dinding putih tiga kali tiga
Dipuaskan makanan banyak penuh lezat
Dinyamankan empuk kasur, lembut bantal
Dilenakan bahak Aming, Tora, Indra
Dipukau tarian Ronaldo, tembakan Fernando
Seorang pemuda
Yang hati otaknya penuh dunia
Pagi sekali ia merenung, pejamkan mata
Ia khawatir pada ihsannya
Ia hadirkan takut
Seperti waktu itu
Digelap hari di tengah sungai
Dalam licin batu dan deras arus
Dia terpeleset dua kali
Melanjutkan perjalanan dalam [...]
Buya Natsir dalam Peringatan Maulid Rasulullah
Diposkan dalam islam, tokoh pada April 23, 2008 | 19 Komentar »
Tuan dan nona yang dicintai Allah. Hari ini, tepat 1 bulan lebih 3 hari (penanggalan Masehi) atau 1 bulan lebih 4 hari (penanggalan Hijriah) kita telah melewati Hari Maulid Rasulullah Muhammad SAW. Gegap gempita peringatan maulid dalam tabligh akbar, khutbah, taklim, dan majelis-majelis ilmu akan segera berakhir.
Sebelum peringatan ini benar-benar menghilang dari hadapan, ada baiknya [...]
Diskusi Tentang “Diskusi Agama”
Diposkan dalam islam pada April 21, 2008 | 18 Komentar »
Judul yang aneh. Seaneh kejadian hari ini. Tadi pagi- entah kenapa-saya tertarik mengklik blog Danalingga. Saya membaca tulisannya tentang “Sikap dalam diskusi agama” dan “Alasan-alasan membahas agama”.
Pemikiran beliau menurut saya rancu. Jadi saya ajak beliau berdiskusi.
Alhamdulillah, pada akhirnya kami bisa saling mengupas pemahaman tentang agama.
Walaupun bentuknya diskusi-diblog orang pula- tapi saya pikir menarik untuk dimasukkan [...]
Saat Hamba Tidak Jujur
Diposkan dalam curhat, islam pada April 20, 2008 | 14 Komentar »
Tuan dan Nona yang dicintai Allah. Sangat mungkin seorang hamba terhijab hatinya dengan Allah SWT. Terhijabnya hati ini dapat dilihat dari kondisi hamba tersebut. Jika shalat, ia tidak dapat khusyu – pikirannya melayang ke hal yang lain. Jika berdoa, ia tidak dapat menundukkan hati – tidak merasa butuh dan berharap pada Allah tidak pula dapat [...]
Buya Hamka Tentang Kemuliaan
Diposkan dalam islam, tokoh pada April 15, 2008 | 23 Komentar »
” Manusia seringkali mengejar kemuliaan. Sebagian orang menyangka orang yang patut disebut mulia ialah orang yang memiliki harta yang banyak- mobilnya ditukar setiap enam bulan menurut model yang terbaru, bertumpuk-tumpuk harta dan banyak menyimpan uang dalam Bank. Tetapi orang ini tidak segan melakukan kecurangan, korupsi, kecabulan yang orang lain tidak tahu atau seakan-akan tidak tahu [...]
Perlindungan Konsumen
Diposkan dalam indonesia, sosial pada April 10, 2008 | 26 Komentar »
Target saya jelas. Akhir minggu sudah memberi masukan ke atas atasannya atasan tentang kebijakan sponshorship diperusahaan saya bekerja. Akibatnya, dua hari ini saya sibuk berselancar didunia maya untuk mencari peraturan tentang periklanan dan sponsorship di Indonesia.
Hal ini menjadi aktivitas yang menyenangkan disela-sela fokus saya di bagian GCG dan BSC perusahaan. Apalagi saya menemukan dokumen “Undang-Undang [...]
Alija Ali Izetbegovic
Diposkan dalam islam, tokoh pada April 2, 2008 | 15 Komentar »
Aku berhujjah dan membantah si pendakwa, walaupun aku tahu ianya sia-sia. Kami telah dihukum sebelum didakwa. Pada akhir pembelaan, aku menyatakan:
Saya cintai Yugoslavia tetapi bukan kerajaannya. Saya curahkan segala bakti dan kasih kepada kebebasan, dan tidak ada sisa untuk pihak berkuasa. Saya bukan didakwa karena melanggar undang-undang negara, sebab saya tidak bersalah. Saya didakwa atas [...]
