Tulisan ini terkait musibah insiden Monas tanggal 1 Juni 2008 kemaren. Dimana AKKBB bentrok dengan FPI. Musibah yang meninggalkan luka menganga, perpecahan dan anarki menjalar ditubuh umat Islam sendiri. Meyisakan seribu tanya, ini dalangnya siapa. Membuat diri membawa selaksa doa, supaya ini masalah diselesaikan seadil-adilnya, dicabut sampai keakar-akarnya.
Tulisan ini dibuat cepat. Maaf kalau melompat-lompat. Semoga ada kebaikan yang didapat.
Dunia sekarang, termasuk Indonesia adalah lahan penuh fitnah, tempat pertempuran pemikiran atau ghazawul fikri. Saya percaya tidak ada yang netral saat ini. Semua pasti punya kepentingan dibalik setiap aksi. Oleh karena itu, hendaknya kita selalu waspada terhadap suatu berita. Jangan pernah bulat-bulat percaya. Lakukan pembandingan dan cek silang berita. Kita tahu Republika, Hidayatullah, Eramuslim (dan yang sejenis) membawa kepentingan apa. Kita juga tahu bahwa Kompas, Tempo (dan yang sejenis) berada dipihak mana. Bahkan untuk yang terlihat netralpun, sebenarnya punya agenda: menerbitkan berita yang laris manis diinginkan khalayak massa. Karenanya prinsip “berita buruk adalah berita bagus” tetap dikedepankan. Tidak aneh jika media massa kita tetap menjadikan berita yang meresahkan, berita konflik, perang hujatan dan perang pukulan sebagai ujung tombak pemberitaan. Dan memang hal-hal ini terbukti laris manis dipasaran.
Tindak anarki saya tidak suka. Dan saya pun tidak suka saya terhadap tindak provokasi yang menyulut adanya anarki. Bagi saya adalah kesalahan bila ternyata benar FPI memukuli orang tak berdosa, membuat bonyok-bonyok puluhan raga (kalaupun berdosa, ada cara yang lebih ahsan). Adalah kesalahan untuk orang-orang yang menyulut provokasi, menghakimi kafir terhadap sekelompok masa yang ada didepan mata, mengeluarkan beberapa kali tembakan keudara. Adalah kesalahan tidak menaati kesepakatan dengan polisi untuk mengambil jalur menjauhi Monas, demi menhindari bentrokan yang mungkin terjadi. Maka bagi saya, setelah anggota FPI ditangkapi, maka anggota AKKBB yang memprovokasi, anggota AKKBB yang menembakkan senjata api, pimpinan aksi AKKBB yang melanggar kesepakatan jalur aksi dengan polisi, haruslah diperiksa dan ditangkapi. Karena kita bicara tentang anarki, keadilan dan hukum yang ditegakkan.
Insiden anarki di Monas tanggal 1 Juni, adalah sebuah efek. Ini hanyalah turunan, bukan inti. Intinya adalah kejelasan status Ahmadiyah didalam tubuh ummat Islam. Ummat Islam sudah gerah dengan kondisi Ahmadiyah yang main serong dan bernabi lagi, masih menggunakan kekeuh Islam sebagai jati diri. Karenanya saya berpendapat, bola panas ada ditangan pemerintah, SKB Ahmadiyah segera dikeluarkan. Harus ada ketegasan. Jangan ditunda lagi. Sehingga ada kejelasan kondisi. Ummat Islampun jelas untuk bertoleransi. Bukan dalam konteks akidah, tapi dalam konteks lakum dinukum waliyadin. Pemerintah pernah berhasil meredam gejolak dan konflik horizontal dengan bersikap tegas terhadap sempalan seperti Salamullahnya Lia Eden dan Al Qiyadah Al Islamiyahnya Ahmad Mossadeq. Sayangnya, yang kita saksikan untuk kasus Ahmadiyah baru pengucapan janji-janji.
Insiden anarki ini membawa kita kepada kondisi yang mengharuskan introspeksi diri. Mau tidak mau kita harus memperbaiki diri. Jika selama fitnah dan pertempuran pemikiran tentang Ahmadiyah kita masih bimbang ragu, maka aqidah kita harus diperbaiki. Belajar serius dari buku aqidah yang diakui dunia Islam dan bertanya pada ulama yang teruji pemahaman agamanya. Untuk buku Aqidah saya sangat suka dengan “Aqidah Islamiyah” karya Syaikh Sayyid Sabiq. Selain karena bahasanya yang mengalir dan gampang dicerna, buku ini juga merupakan rekomendasi dari Mu’tamar Islami.
Insiden ini harusnya mengingatkan kita akan kewajiban ber amr bil ma’ruf nahy ‘anil munkar. Allah menjanjikan rahmat orang-orang yang demikian :
“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS At Taubah:71)
Kewajiban nahy ‘anil munka ini dipertegas Allah SWT lewat peringatan akan nasib orang-orang kafir dari Bani Israil yang dilaknat karena satu sama lain mereka tidak melarang perbuatan munkar.
“Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu” (QS Al Maidah : 78-79)
Pelajarilah kisah ini, saat sebagian Bani Israil yang menasehati kaum yang fasik. Dikatakan bahwa nasehat ini adalah untuk alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Allah dan agar kaum yang fasik bertaqwa. Jadi ada dua factor : keselamatan diri sendiri dalam menjalankan kewajiban menasehati, dan ketakwaaan orang yang semula fasik. Ayat ini harus dijadikan pedoman diri, hanya orang yang melarang dari perbuatan jahat yang diselamatkan Allah. Berikut ini ayatnya:
“Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: “Mengapa kamu menasehati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?” Mereka menjawab: “Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu, dan supaya mereka bertakwa. Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras, disebabkan mereka selalu berbuat fasik”. (QS Al A’raf 164-165).
Jika kita tidak setuju dengan reaksi FPI (Front Pembela Islam), maka kita harus berrazzam untuk menajdi HPI (Hamba Penolong Islam). Jadilah hamba yang mulia seperti mulianya kedudukan pengikut setia Nabi Isa :
Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?” Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama Allah”, lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir; maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang (QS As Shaff: 14)
Satu hal lagi yang perlu kita introspeksi adalah kualitas dakwah. Saat kita mengecam cara-cara anarki, mata sepatutnya pula kita menanyakan pada diri apa yang sudah diperbuat untuk tegaknya masyarakat Islami.
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk” (QA An Nahl: 125)
Kita diperintahkan untuk menyeru manusia dengan hikmah. Dengan pelajaran yang baik.. Sekarang marilah sama-sama kita introspeksi.
Apakah kita sudah mempelajari ilmu agama Allah untuk kemudian kita sebarkan?
Apakah kita sudah menjadi teladan dan memberi sebesar-besarnya kemanfaatan?
Apakah benar tugas sebagai khalifah, kehadiran sebagai rahmatan lil alamin, misi beribadah, dan ikrar hidup mati hanya untuk Allah sudah kita laksanakan?
Alhamdulillah jika insiden Monas tanggal 1 Juni membuat kita memperbaiki diri. Tugas kita adalah sebagai Khalifah Allah dimuka bumi. Kehadiran kita sebagai rahmatan lil alamin. Misi hidup kita didunia untuk beribadah kepada Allah SWT. Ikrar kita adalah menyerahkan hidup, mati hanya untuk Allah SWT. Jika sudah demikian prinsip dan visi hidup kita, berpegang teguhlah, berusaha keraslah. InsyaAllah kita akan menjadi muslim sejati. Hidup kita mulia, diakhirat mendapat surga. InsyaAllah.


*ngebutttttttt…*
bui. sibunda nakal. kecepatannya 140km perjam. ckckck
ah payah ketinggalan ma bunda
hati2 atas provokasi syetan yg terkutuk gitu kan kang??
*matiin mesin motor*
Duh Rif…
saya abstain saja ah komennya
saya ngenes liat keadaan belakangan ini
Satu hal yang pasti, JANGAN TERPROVOKASI
*jangan sampai ada yg tertawa melihat umat islam jadi rusuh*
*starter motor lagih*
*pulang*
@ hangga: ya. kita mengecam tindak anarki yang tidak pada tempatnya. tapi kita juga mengecam orang-orang yang memulai provokasi sehingga terjadi anarki.
@ bunda menik :
bun-bun. ndak usa dikomentari. yang penting kita saling mengingatkan. terutama untuk bagian2 terakhir tulisan saya. Alhamdulillah kalau insiden ini bisa jadi sarana introspeksi dan perbaikan diri
btw bun, motornya beli berapa dimana? cepet banget
yups… smoga dapat diambil hikmahnya… mari introspeksi diri..
Selain FPI, ato ahmadiyah, ato AKKBB,,
, saking berita-berita udah gak bener….
yg pertama kali dihukum tuh media,, yg jg bersalah tuh,,, manas2in abis,,,dan dibesar-besarkan (berasa lebih besar dari berita BBM naik jadinya >_<)
dan terlihat,, SCTV dan Metro TV isi beritanya benar2 SATU warna,,,
apa perlu kita bikin News Watch
*bete, habis ntn Metro*
sepakat fitrasani
yang ada itu, provokasi AKKBB dan kekerasan FPI
seperti Ahmadiyah harus diputuskan segera awalnya juga dari situ.
@ amaliasolica : buat kita yang muslim. harusnya memang introspeksi dan perbaiki diri.
@ fitrasani : bener fit. untuk informasi saya berpendapat tidak ada yang netral. semua punya kepentingan dibalik semua informasi. kitanya arus cerdas ngolah berita
@ aRuL : sepakat arul yang sepakat dengan fitrasani
Kita tidak bisa menyalahkan media 100%, seharusnya justru kita belajar bagaimana memanfaatkan media yang ada. Saya masih awam dalam beragama, tetapi tindakan “gegabah” FPI justru mencoreng Islam. Karena saya awam, tunjukkanlah Islam yang damai itu kawan……….
—salam—
@ daeng limpo :
tugas kita yang muslim untuk menunjukkan dakwah bil hal dan dakwa bil hikmah daeng
salam.
“jangan terprovokasi’…ini memang saran yang sangat baik, tapi pada kenyataannya di lapangan, ini sulit sekali dikendalikan, manajemen massa berperan di sana. Harus ada pihak ketiga yang melerai dua kubu yang konfllik, polisi?…huh, justru malah ongkang-ongkang ga jelas tuh.siapa donk? tanya siapa..,
:D:D:D:D:D:D:D:D:D
oya ada satu lagi yang ketinggalan nih…
ada anggota yang masuk FPI karena sebenernya dia itu cuma pengangguran. Karena nganggur jadinya dia ikut FPI. bener ga sih?..kayanya bener deh.:D
trus, AKKBB ini bayar orang untuk ikut aksi, kalo ga salah di bayar Rp.25000 trus ditambahin Rp15.000 untuk biaya pengobatan luka akibat bentrokan, padahal orang itu ga tau AKKBB itu apa dan kepentingannya. wah jangan-jangan yang “berkoar-koar” tiap demo sebenernya ga tau tujuannya apa dan membela siapa. hmmmm…lagi-lagi mungkin gara-gara bbm naek.
kayanya komen saya ni ga nyambung deh…hahahaha…
sepakat lah, introspeksi diri.
bener zul. bbm naik
kompleks ya,ka . . amel barusan dapet email forward’an yang katanya dari aktivis JIL *jaringan islam liberal
” Untuk menyakinkan tulisan ini, saya perlu memperkenalkan diri dulu, nama Saya adalah Nong Darol Mahmada, saya salah seorang aktivis Jaringan Islam Liberal dan saya aktif di JIL sejak berdirinya JIL.
Dalam kesempatan sekarang izinkan saya memberikan kesaksian kepada kawan-kawan sebangsa dan setanah air melalui milis ini kejadian sebenarnya dibalik kejadian yang terjadi di Monas pada tanggal 1 Juni yang lalu.
Perlu kawan-kawan ketahui bersama bahwa aksi ini merupakan aksi yang telah di skenariokan oleh pihak pemerintah untuk mengalihkan isu BBM yang sedang marak ditengah masyarakat. Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Beryakinan (AKK BB) hanya dijadikan kedok saja untuk mencegah agar ajaran Ahmadiyah tidak dibubarkan………………………………………………….blablabla”
berita apapun, termasuk email2 semacam ini ga boleh ditelen mentah2, masyarakat bener2 harus cerdas dalam menangkap informasi, karena orientasi media sekarang bukan lagi menyampaikan sesuatu yang faktual dan objektif, tapi lebih ke profit oriented yang akhirnya menghalalkan segala cara, bahkan fitnah mulai jadi hal yang biasa..hehe, lieur jg ya,ka
Ass wr wb,
Salam kenal kang Arif
Setuju banget dengan tulisanya,
Ya, kita harus objektif dan cek n ricek dalam menerimah informasi. banyak media yang berbohong dan menghalalkan segalah cara untuk mencari keuntuntungan.
yup..menjadi muslim sejati, setuju banget. Setiap detik kita harus intropeksi diri, untuk menjadi pribadi muslim sejati. Seperti lagu Aa gym…1. mulailah dari diri sendiri. 2. mulailah dari yang paling kecil. 3. Mulailah saat ini juga. (
(peace…love… n respect)
dimana2 bunda sama mas hangga kok ga akur ya
mbok ya yg rukun …
numpang koment mas,
menurut saya pribadi…..
“FPI itu hanya korban konspirasi tingkat tinggi”
beruntungnya…panglima hbib riziq berhasil menahan diri
dan memperlancar tugas polisi..
dan insident yang diharapkan terjadi…(oleh oknum tertentu)
nggak terjadi….(wuih..lega)
anak bangsa terselamatkan daripada politik adu domba.
saya simpati dengan kata-kata dan keterbukaan Habib Riezik dalam menghadapi tekanan dan penangkapan anggota2nya …. saya juga tidak suka perbedaan pendapat harus diselesaikan dengan kekerasan, tapi jangan lupa juga saya tidak setuju jika satu kelompok melakukan provokasi agar kelompok lain tergerak untuk melakukan kekerasan. Yang memprovokasi dan melakan kekerasan sama-sama harus dituntut secara hukum. Saya simpati dengan FPI …., terlepas dari cara-cara mereka yang mungkin saja di negara yang konon katanya hukum adalah panglima, nyata-nyata tidak bisa ditegakkan dalam realitas kemasyarakatan. Munculnya organisasi seperti FPI adalah tidak lepas dari sebuah realitas ketidakberdayaan dan ketidaktegasan aparat dalam menegakkan aturan di negara ini. Munculnya FPI yang seringkali “menggedor” tempat-tempat maksiat adalah sebuah realitas ketika negara tidak menegakkan aturan yang sesuai dengan kaidah moral dan kemanusiaan. Yang diuntungkan dengan kejadian benturan dan saling caci maki, saling menjelekkan tentunya mereka yang menjadi dalang dan benci terhadap bersatunya kekuatan umat Islam. Segeralah introspeksi di masing-masing pihak. semoga
Saya bukan org yg relijius2 banget, tapi sbg Muslim yg banyak belajar ilmu2 duniawi dan masuk lingkaran komunitas liberal, hati saya menjadi terbuka bahwa Islam memiliki banyak wajah dalam satu bingkai Tauhid. Ada yg berwajah liberal, ada yg berwajah konservatif, ada yg berwajah radikal. Itu semua adalah Sunnatullah A.K.A. suratan dari Allah, bahasa ‘liberal’nya: hukum alam. Saya sedih bukan karena ada FPI atau organisasi2 lain yg di-cap oleh kita2 (yg-sudah-dicuci-pikirannya-dgn-ideologi- bahwa-standar-barat-adalah-paling-benar) sebagai radikal atau fundamentalis…saya sedih karena sesama Muslim di Indonesia sudah terlalu PERMISIF dan LIBERAL cara berpikirnya, sehingga sudah gak bisa membedakan mana hukum Tuhan yg sebenar2nya..mana yg sekedar interpretasi dari nafsu manusia belaka..sehingga menjadikan hukum Tuhan yg ABSOLUT menjadi terlihat OBSOLETE…org2 seperti Gus Dur atau JIL dan org2 yg mengaku besar, tapi sudah hilang rasa takutnya dari hukum Tuhan, sehingga membuat banyak deviasi dari keabsolutan hukum Tuhan…ayo, sadarlah rekan2 Muslim ku, kita semua dimain2in sama barat krn kita menggunakan standar mereka, cara berpikir ala mereka, cara berpakaian ala mereka, cara bicara ala mereka, dsb..dsb..kita gak punya taring lagi, kita sdh tidak dicintai, apalagi ditakuti…saatnya sekarang Islam harus ditakuti, karena terbukti mau gimanapun menderitanya atau simpatiknya kita, MEREKA TIDAK AKAN PERNAH MENCINTAI KITA. Saatnya sekarang Islam di-TAKUT-i….btw..saya seorang yg konservatif (walaupun saya berteman dgn org2 super liberal) jadi saya mendukung organisasi2 Islam yg merasa perlu menonjolkan harga diri dan ketegasan terhadap hukum2 Tuhan..
FPI salah….Karena menggunakan kekerasan dalam menyadarkan umat…
AKKBB lebih menyesatkan dengan membela Ahmadiyah…
Salam kenal dari padhepokananime
saya hanya bisa berharap agar praktik2 kekerasan semacam itu tidak lagi menjadi “hantu” yang meresahkan di negeri ini, mas arif.
yg memprofokasi siapa sih sebenarnya…dan di belakang media2 itu siapa juga sebernya. butuh pencerahan nih
Setiap kita pasti punya keinginan dan Allah swt pun punya keinginan, tapi pasti dan pasti hanya keinginan Allah swt saja lah yang pasti terjadi.
Selesai atau tidaknya suatu masalah bukanlah suatu tujuan tetapi yang harus di pikirkan apakah ketika ada masalah dan selesai masalah kita berlari kepada Allah swt atau berlari kepada makluk ( selain Allah swt ).
Sudah kan setiap dari diri kita yang ada di sini dan kebetulan membaca postingan ini bangun di sepertiga malam terakhir, membawa setiap permasalahan hidup kepada Allah swt. atau kita semua yang ada di sini hanya pandai merangkai kata-kata dan berbicara tanpa berpikir apakah melalui kata-kata dan ucapan kita keimanan kita makin hari makin bertambah atau tidak. ciri utama adanya iman di dalam hati kita adalah kita akan selalu bersegera dalam melaksanakan setiap perintah Allah swt dan berusaha sekuat mungkin menjauhi larangan-Nya.
INGAT!!!!!!!!!! setiap kata dan ucapan kita akan diminta pertanggung jawabannya kelak. Masih ingatkan dengan lagunya Rita Effendi :
Tuhan mendengar setiap kata, ucapan dan bisikan. Lalu mengapa masih manusia berani tuk berdusta. Tiada satupun kata luput dari telinga-Nya.
Tuhan melihat semua warna, hitam putih kelabu. Lalu mengapa masih manusia melakukan dosa. Tak satupun perbuatan yang lepas dari mata-Nya.
Dialah Satu Yang Maha Mendengar. Dialah Satu Yang maha Melihat. Tiada guna menutupi, sembunyi dari kuasa-Nya
@ amel : waspadalah…waspadalah..
@ udin : ia pak. harus cek dan ricek.
@ eni : saya rindu dengar tausiyah Aa Gym.
@ masmoemoet : ndak akurnya itu ndak akur tanda sayang mas. abis getok-getokan pake palu, beberaa menit kemudian langsung baikan lagi
@ adi isa : ya harus bisa menahan diri. kalau tidak bahaya.
@ darmawan : iya pak. termasuk kita, harus introspeksi diri.
@ nikolai : insyaAllah kalau akidah kuat dan benar. menjadikan Al Quran dan Sunnah sebagai pedoman, seorang muslim tidak akan toleran namun tidak permisif.
@ padhepokananime : salam kenal.
@ sawali tuhusetya : harapan ini mudah2an bisa kita teladankan lewat diri kita. dakwah bil hal, bil hikmah.
@ nita : poin-poin pentingnya :
- jalur aksi akkbb yang menyalahi kesepakatan dengan polisi.
- ejekan laskar kaf*r dan anj*ng terhadap fpi.
- tembakan senjata api keudara sebanyak 4 kali oleh anggota akkbb.
- pemukulan anggota akkbb oleh fpi.
silahkan disimpulkan.
@ landy : saya harus belajar banyak dari abang.
mudah-mudahan tulisan saya (terutama bagian akhir) membangunkan kita untuk memperbaiki diri dan memperbaiki kualitas dakwah kita.
makasih nasehatnya bang.
@ nikolai : saya tertarik diskusi dengan andamas. via japri
gimana mas? email dan ym saya : sir_arifjr2003@yahoo.com
FPI, good! AKKBB AND THE POLICE is SUCk!
Kadang Anarkis juga diperlukan sebagai solusi dari kemandulan hukum. Buktinya, Polisi gak bisa berbuat apa2 mengahadapi kemaksiatan, tapi FPI dengan anarkisnya bisa menghancurkan semua kemaksiatan karena fure demi tegaknya agama. beda ma polisi, malah banyak yang jadi backing dari tempat2 maksiat yang seharusnya bertugas sebagai penghancur kemaksiatan itu sendiri
1. FPI secara hukum Indonesia bersalah atas penyerangan, sebaiknya ditindak sesuai hukum yang berlaku, dan ini sedang berjalan.
2. Polisi memproses semua delik pengaduan, baik dari FPI maupun Alliansi, tidak hanya dari satu pihak saja.
3. Pemerintah segera menindak lanjuti apa yang sudah menjadi fatwa MUI tentang ahmadiyah.
4. AKKBB jangan mendukung kelompok yang sedang bermasalah dengan umat Islam. Tidak ada kebebasan murni di dunia ini.
saya salut ama sahabat2 yang memberikan komentar di sini
Berimbang dan cerdas
Seharusnya yang dicari memang akar permasalahannya
Salam damai
Semoga keadilan bisa menilai dengan lebih obyektif.
Tanpa ikut terprovokasi.
Salam
Pati lah subjektivitas pemberitaan itu ada, sbg muslim seyogianya juga melakukan cek and ricek jangan menelan mentah2 opini, apalagi yang memojokan ke orisinalitas islam
Asw. Salam Kenal….
Sejujurnya sih saya kurang setuju dengan cara-cara kekerasan yang ditempuh fpi dalam menyelesaikan suatu masalah, ya karena itu tadi mungkin cara kekerasan tersebut memang di benarkan di dalam agama (menumpas nabi palsu-Ahmadiyah) namun cara kekerasan tersebut kurang cocok diterapkan di indonesia (yang katanya mayoritas di KTP beragama islam) dan kurang diterima oleh masyarakat kita. Namun untuk kasus insiden monas saya menaruh rasa simpati kepada FPI karena pemberitaan di media yang sangat tidak berimbang dan tidak obyektif yang hanya menonjolkan FPI itu salah tanpa dilihat akar masalahnya kenapa massa FPI itu bisa sampai anarkis karena provokasi dari pihak AKKBB, sikap bijak Habib Rizieq pun dalam menanggapi penangkapan anggotanya pun tidak di blow up oleh media, padahal itu merupakan salah satu itikad baik dari FPI untuk bertindak kooperatif terhadap aparat keamanan. Dan memang insiden monas itu merupakan salah satu akal-akalan pemerintah untuk mengalihkan isu kenaikan BBM ke isu pembubran FPI, ya berhasillah pemerintah….sekarang masyarakat sudah tidak memusingkan lagi kenaikan BBM tapi sudah pusing tentang pembubaran FPI. Dan untuk kaum muslimin yang berafiliasi dengan AKKBB cepatlah sadar bahwasanya dukungan anda terhadap AKKBB telah menggerogoti agama anda (islam) dari dalam, karena AKKBB itu berisi(tidak semuanya) orang-orang liberal, feminis,zionis yang ingin menghancurkan umat islam di di indonesia……
saya jarang nonton tivi jadi kebetulan ga nonton berita2 ini. Tapi saya nyarinya di internet dan koran.
mari kita kembalikan islam pada warnanya semula, ‘rahmatan lil alamin’-kasiih sayang bagi seluruh alam. indah bukan?
ass.
jangan2 ini pengalihan isu….hehe
Kenapa yah manusia suka sekali menghakimi manusia lain …. bukankah itu hak ALLAH?
@ david avicena:
yang dikedepankan Islam adalah dakwah dengan hikmah dan pelajaran yang baik. bahkan untuk Firaun sekalipun, diawali dengan dakwah melalui ucapan yang baik
“Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas. maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut”. (QS Thaha 43-44).
@ nur asadullah :
sepakat saya ama komentar abang.
@ achoey :
salut kita untuk yang berimbang. cerdas, tidak terjerumus di ujung permasalahan.
@ tukangobatbersahaja :
semoga pemerintah dan penegak hukum dapat bertindak arif dan adil.
@ panji :
wsw. saya tidak setuju anarki. untuk umat muslim ada kewajiban amar makruf nahi munkar. dahwah dengan hikmah dan pelajaran yang baik.
@ eMina :
indah mbak. ditangan kitalah seharusnya keindahan itu kembali.
@ Alex :
wsw. jangan-jangan..
@ Rindu :
kalau konteksnya penghakiman masa dan anarki, saya tidak setuju.
yang ini punten diulang-ulang…untuk umat muslim ada kewajiban amar makruf nahi munkar. dahwah dengan hikmah dan pelajaran yang baik.
bagaimanapun,, saiia tidak suka kekerasan.. ^^
kalau menutu saya sichh media yang terlalu hiperbol,,,, hanya menyoroti fpi… seolah² akk-bb bener aja
Rupanya ini harga sebuah proses…
Memang tak ada makan siang gratis.
Apa boleh buat, Indonesia mesti melewati hal-hal seperti ini dulu…
Setuju dengan ini: “Kita diperintahkan untuk menyeru manusia dengan hikmah. Dengan pelajaran yang baik..”
dan disampaikan dengan akhlak yang baik, karena Islam diturunkan untuk menyempurnakan akhlak.
indonesia memang harus melewati ini tuk menemukan jati diri sejatinya.. ya ga?
SAYA SETUJU AKAN PENDAPAT TEMAN-TEMAN , KARENA MEMNG KEJADIAN 1 JUNI ADALH PENGALIHAN POKOK KRUSIAL MASALH YANG MELANDA REPUBLIK INI KARENA MEDIA MASSA PUN MENGEXPOSE BESAR-BESARAN KEJADIAN INI SEHINGGA MASALAH YANG PENTING YANG MENYANGKUT HAJAT HIDUP ORANG BANYAK JADI TERABAIKAN.
Salam kenal mass… blognya buagus buanget
http://www.iselsariandi.wordpress.com
Semoga Islam di Indonesia bukan hanya buih di lautan luas.
Siapakah pemilik kebenaran? AKKBB-kah? FPI-kah? Atau Tuhan??? Bukankah Allah Maha Tahu? Apakah Allah membutuhkan tangan manusia utk membela kebenaran dan agama-Nya??? Jangan2 AKKBB dan FPI memperjuangkan pembenaran atas diri dan bendera mereka masing2? Bukankah merasa diri paling benar berarti meragukan Sang Pemilik Kebenaran??????????
Terkadang… diam memang lebih baik. Jika diam, maka sunyi. Sunyi adalah situasi yang paling damai dan tenang.
ckck… bagus bagus.. referensi bagus..
@ ratutebu :
dikembalikan ke syariat
@ zoel chaniago :
yoi bang.
@ daniel mahendra :
saya suka kalau ditraktir
@ gajahkurus :
sepakat.
@ menggugat muallaf :
jati diri sejatinya? mudah-mudahan momen ini jadi saran perbaikan diri dan penguatan umat. ormas-ormas dan parpol islam sudah saatnya menguatkan barisan.
@ dedik 81 :
@ mas badar :
mas badar nulis “ini photo munarman mncekik leher seseorang dilihat pake notepad , silahkan menyimpulkan “.
maaf ndak ditampilin mas. foto munarwan versi txt itu panjang bgt dan hurufnya aneh.
pesannya apa mas?
@ iselantang :
salam kenal mas
@ abiehakim :
semoga mas. kita yang harus berjuang. kalau sekarang masih kayak buih.
@ rhyziq :
kita dihimbau untuk menjadi mulia dengan menjadi penolong agama Allah. kita wajib amar ma’ruf nahi munkar. kita berdakwah dengan hikmah dan pelajaran yang baik.
@ atiek : referensi bagus..buat TA nih? wah wah. jangan tik. bahaya ntar sidangnya
Apapun alasannya tindakan FPI ini sangat2 tidak dibenarkan.. Apalagi saling menyerang sesama pemeluk agama… “lakum dinukum wal-liyadin”
Tapi bagaimanapun juga kita harus lebih hati-hati dalam mempelajari situasi terakhir mas.. saya sependapat dengan anda.. semua pihak harus instrospeksi…
Yang menjadi fakta sekarang ini..aksi FPI ini berhasil mengalihkan isu kenaikan BBM… bahkan bisa dipastikan ada settingan dibelakang ini… dan amat sangat mungkin justru pemerintah sendiri..
Belakangan, dimedia massa tiap kali aksi demonstrasi selalu dikaitkan dengan anarkisme dan kerusuhan.. bukan tuntutan utama yang didengar dan dipahami oleh masyarakat.. justru aksi anarkisnya… sehingga masyarakat secara umumnya kurang bersimpati dengan tuntutan2 mahasiswa dan demonstran… begitu juga kemarin… Aksi Anarkisme FPI… sebenarnya ditempat tersebut FPI melakukan unjuk rasa penolakan BBM.. ada juga masa dari HTI dan PDIP yang sama-sama menolak kenaikan BBM…
Tapi kenyataan dimedia, semuanya memberitakan aksi FPI sehingga kontan menutup isu kenaikan BBM ini.. Yakin dibelakng ini ada konspirasi… Ada satu hal yang janggal.. dalam aksi di Ibukota [dibawah monas] kok Polisi terkesan membiarkan aksi brutal ini…
Mari instrospeksi dan saya yakin ada konspirasi…
bagaimana pendapat bang arif tentang aksi tuntutan pembubaran FPI? setuju tidak kalo FPI dibubarin?
ndak. dirapiin. jangan maen bubar-bubarin.
dirapihkan cara geraknya (agar terhindar dari anarki), komunikasi harus kuat ke ormas2 Islam lain, dan komunikasi dan pembangunan citra dimedia.
apalagi pembubaran ini karena paksaan pihak-pihak yang katanya anti kekerasan itu, taunya mensweeping dan memaksa bubar FPI di daerah-daerah.
pada akhirnya kita harus menyerahkan ini ke hukum.
kalaupun mesti bubar. mudah-mudahan dibikin lagi
dengan cara gerak yg rapi dan komunikasi yang kuat ke ormas Islam dan media.
info, baca artikel ini :
http://jurnal-ekonomi.org/2008/06/04/insiden-monas-dan-pecah-belah-ala-rand-corporation/
iya, saya juga sepakat FPI ga usah dibubarin, soalnya di negeri ini perlu juga ormas-ormas yang boleh saya bilang “keras” sebagai fungsi kontrol nantinya.
saya jadi terinspirasi dari tulisannya Anis Mata yang mengatakan bahwa unit terkecil dalam sistem masyarakat adalah individu. Nah perubahan sosial dapat berubah jika ada perubahan dari individunya yaitu mengenai cara berfikir dan cara berperilaku.
Jadi barangkali menurut saya masyarakat kita ini memang perlu ada perubahan dari cara berperilaku.
mkasih bolak-balik komen di blog saya.. tapi belum sempat membalas
salam ajah dari malang
http://hmcahyo.wordpress.com
http://hmc.web.id (belajar inggris lewat nasyid)
wah bingung menilai siapa yg salah dan jadi dalangnya. namun yg pasti yg rugi ya umat islam juga
yup
harusnya kita menjaga kedamaian ya
jaga ukhuwah
. . .
dengan kejadian ini saya sebagai orang indonesia apa lagi sebagai seorang muslim sangat menyayangkan nya
mengapa umat islam di negara kita ini mudah sekali terpropokasi.
saya cinta islam saya mendukung semua yang mengatas namakan islam saya tidak mendukung ahmadiah, tapi saya cinta persatuan, saya paling tidak suka yang nama nya anarki..
OOT nih Lae,
Aku mengajak semua blogger Indonesia, juga para pecinta keindahan Danau Toba, Taman Nasional Komodo, dan Gunung Krakatau, agar menang dalam pemilihan sedunia secara online.
info selengkapnya, klik saja link di bawah ini :
http://tobadreams.wordpress.com/2008/06/06/dukung-danau-toba-agar-masuk-tujuh-keajaiban-alam/
Terima kasih
Jayalah Indonesia
Ini bkn soal lakum dinukum waliyadin, krn ini antara sesama muslim. Namun apapun bntuk prsoalan yg sbenarnya yg jelas insiden ini telah dijadikan pemerintah sbg propoganda utk mengalihkan persoalan yg dihadapi oleh Indonesia sesungguhnya.
enaknya yang ngisruh di bolduserr saja. Praktis, cepat, dan hemat. Betul!?
Kalo perlu segala informasi pastikan kunjungi serba-serbi-web, diupdate tiap hari,
ada English
Class mulai 1 juni
Ok salam kenal.. mahendra
Islam sangat mudah di adu domba, seperti yang di isyaratkan oleh Rasulullah dalam hidistnya, “ummatku nanti seperti buih dilautan…”
Prihatin dengan kondisi yg berkembang sejak kerusuhan Monas, benar2 pelajaran bagi kita semua agar tidak terulang lagi. Kita tuntut pemerintah agar lebih sigap lagi untuk mengatasi hal ini. Sekarang memang kesannya pengalihan isu. Kalau bukan ke pemerintah kemana lagi kita menuntut? Mereka dipilih untuk memenuhi tuntutan rakyatnya.
Saya juga sempat mencoret hal tersebut di coretanpinggir:
http://coretanpinggir.wordpress.com/2008/06/04/sudah-gak-laku-mas/
Salam dari pinggiran
saya menyikapinya dengan bertemu blogger yang berbeda namun kita yakin adalah satu anak negeri
terima kasih doanya pak
Alhamdulillah acara kopdar kemarin berjalan lancar
silahkan lihat laporannya di postingan terbaru
terima kasih
jujur saja saya sangat merindukan dan berharap potensi umat islam indonesia yang sekitar 200 juta jiwa yang sangat luar biasa besarnya dapat menjadikan indonesia menjadi tempat “the 2nd transformation of islam power” setelah madinah, dan menjadi lokomotif kebangkitan islam dunia, namun kalau umat islam nggak mau belajar dari kesalahan-kesalahannya, ya tentunya Allah masih terus menutup rapat-rapat kran-kran rahmat-Nya yang seluas langit dan bumi yang dijanjikan kepada umatnya yang beriman dan bertaqwa, karena umat islam sampai sa’at ini masih suka dan malah keasyikan bermain-main terus dengan kepentingan politiknya sendiri-sendiri lantas berpecah-belah dan gampang ditunggangi oleh kepentingan asing yang hanya ingin mengeruk keuntungan di negri yang kaya raya ini kan kacau, sehebat apapun aliran-aliran islam yang ada di indonesia ini belum pernah ada yang terbukti dapat memberikan kontribusi untuk menjadikan bangsa ini menjadi sejahtera, aman dan sentosa, yang ada malah menimbulkan eksklusifisme, fanatisme, dan sentimen kelompok saja, kenapa kita nggak bersatu saja? sehingga punya kekuatan untuk bangkit !!
salam kenal dan salam hangat dari saya
damai uey..peace……
Jangan Bubarkan FPI
Kalau FPI memang oknum, kalau FPI bukan mengamalkan ajaran Islam sebenarnya. Tentunya ada fatwa dari MUI bahwa FPI adalah sesat.
Bukti bahwa FPI memukui sesama teman seukuwah, tidak ada gelombang besar-besaran mendukung pembubaran FPI di negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar… cuma membuktikan satu hal. Pendukung FPI lebih banyak dibanding yang menentangnya.. jadi:
FPI adalah wajah Islam yang sebenarnya.
berkat aksi2 islami fpi, dunia semakin melihat islam yang sebenarnya.
rasanya dalam Islam tidak pernah diajarkan anarki, malah sangat menghargai kebebasan beragama… *sigh*
wah jadi se ru nih Indonesia, semakin masyarakat kita yang memilih berprofesi menjadi pegulat karena berputus asa atas nasib dirinya sendiri dengan tidak mengenal teman, sodara dan essensi hidup yang sebenarnya. Alangkah indah kedamaian mengelilingi kita dalam hidup bermasyarakat dan menjadi hamba Tuhan yang sesungguhnya
Salam kenal ya
mmm… mudah2an ada jalan terbaik..
baca blog gw deh.
di posting bulan mei.
judulnya pengalihan isu.
http://sawung.blogspot.com/2008/05/pengalihan-isu.html
gw kira bakal gagal, ekh ternyata ada yang makan juga.
dodol lah itu yang makan isunya.
aduhh
capek banget nyekroll-in mouse..apalgi bacanya..
“Kita tahu Republika, Hidayatullah, Eramuslim (dan yang sejenis) membawa kepentingan apa. Kita juga tahu bahwa Kompas, Tempo (dan yang sejenis) berada dipihak mana.’
kayaknya mas arif juga berada di sebuah pihak…???
untuk pengalihan isu, saya kyknya setuju..
klo diliat kronologis kejadiannya, demo yg tiba2 ramai, polisi yg entah makan siang dmn, dan tiba2 SBY pidato mencela2 FPI..
ini hal yg jarang terjadi..
FPI ditangkap, SKB keluar..
(lumayan, bersihin nama [SBY] dikit)
dan BBM tetep naik, rakyat tetp aja desekan dpt BLT, angkot ga laku, nganggur, kriminal tinggi, pendidikan mahal, bla…bla….
selamat datang di politik…
semuanya demi kepentingan…
ada hikmah di setiap kejadian.
saya introspeksi diri dulu aja deh…
@ hm cahyo : salam balik dari tangerang.
@ zulmasri : alhamdulillah, jadinya para pemimpin umat makin sering koordinasi sekarang
@ achoey : iya kang. padahal ukhuwah itu kekuatan kita.
@ norie : salam kenal.
@ yudhi14 : yup. sepakat bro
@ tobadreams : kapan keluar hasil pollingnya lae?
@ jiwakelana : lakum dinukum waliyadin maksudnya agar ahmadiyah menyatakan keluar dari Islam kalau masih mengakui Mirza Gulam sebagai nabi dan At Tadzkirah sebagai kitab suci. kalau begitu kita akan toleransi dengan lakum dinukum waliyadin. kalau sekarang jelas-jelas penodaan dan penistaan agama.
@ mahendra : salam kenal bro.
@ sufimuda : masi buih kayanya bro.
@ coretanpinggir : udah diliat. keren bos. saya sepakat. ada kemungkinan pengalihan isu. atau masyarakat kita emang sedemikian gampang beralih ke lain hati
@ really life : selamat bang. kopdarnya kelihatan sukses. saya baca laporan n liat foto-fotonya. seru ya
@ doddi widodo : salam kenal dan salam hangat. begitu pun saya. mudah-mudahan ummat ini jangan terpecah belah lagi.
@ okta sihotang : peace.
@ FPIwatcher : saya setuju FPI jangan dibubarkan. karena kegiatan mereka bukan cuma kekerasan. mereka selalu pengajian, di Aceh mereka membantu tsunami, di Tanah Abang mereka bantu korban banjir. Tapi saya tidak sepakat jika dikatakan FPI wajah Islam yg sebenarnya. Karena dalam Islam yang dikedepankan adalah dakwah dengan hikmah dan pelajaran yang baik.
@ chic : toleransinya dalam konteks lakum dinukum waliyadin. kita harus cemburu kalau ada yang menodai agama Islam.
@ zakiyah umami : salam kenal. amin.
@ kucingkeren : mudah-mudahan mbak. salam kenal. sodaranya kucingpemalu ya mbak?
@ sawung :
ia wung. ada banyak kemungkinan. 1. skenario pemerintah. 2.skenario asing. 2. skenario asing dan pemerintah (mutualisme)
. mudah-mudahan SKB jadi langkah awal memperjelas posisi Ahmadiyah terhadap Islam. agar tidak dijadikan alat provokasi dan pengalih isu.
@ imam alkarimi : ia donk. kita di ada disatu pihak. harus ada identitas dan pembelaan. ntar kalau ndak gitu, susah pertanggung jawabannya. apa kabar bro? sekarang dimana?kegiatan apa?
@ fairuzdarin : ia bang. harusnya tiap kejadian, harus introspeksi kedalam terlebih dahulu. tulisan ini, terutama di bagian akhir mudah-mudahan bisa jadi bahan introspeksi bersama. sejauh apa kualitas amar makruf nahiy munkar kita.
My tears…..
Mana kehangatan… kaumku… sahabatku dalam Iman…
Yang walaupun garang ketika meneriakkan kebenaran dan mau berjuang hingga tetes darah terakhir untuk Islam…
Tapi… tak pernah mendzhalimi makhluk bahkan yang paling lemah sekalipun… apalagi sesama manusia
I missed you….. sahabat-sahabatku dijalanNYA
yuk.. bos, di update gih..
wah miris jdnya klo spt ni.
agama g da yang ngajarin kekerasan.
semoga kembali kejalan yang benar.Amin…
Stop Kekerasan, Budayakan Kesahajaan, Kelembuatan, nd perdamaian
@ yanti : mudah-mudahan saya masuk didalamnya mbak.
@ fauzan :
@ arief wahyu w : ya. kita tidak sepakat dengan anarki. apalagi dengan yang memprovokasi anarki.
teman2 semua, silahkan lihat foto tentang todongan pistol panitia akkbb :
http://www.derap.net
(tertanggal 13 Juni 2008)
skb udah keluar. munarwan munculin batang idungnya. ada yang pengen fpi bubar, ada juga yang engga. riziq dan gus dur tarik-tarikan urat leher. ahmadiyah tetap pada pendiriannya. mari kita bersalam-salaman.
menurut aku FPI itu salah.Karena menyerang dg menggunakan kekerasan.Di islam kan gak ngajarkan kekerasan tanpa sebab.balas komentar ya di andy15.wordpress.com
salam kenal aja, untuk semuanya
saling mengingatkan dengan kesabaran enak kali ya…Kalau mudah tersinggung itu kata termasuk golongan orang-orang cacat, mudahan kita tidak ya…
Salam kenal Mas.
Saya sangat salut dengan sikap Mas Penulis yang saya nilai obyektif dan berimbang. Saya sudah lama berpendapat bahwa keduanya SALAH. Yang satunya memancing dan memprovokasi, yang lainnya terpancing dan (maaf) kurang cerdas.
Banyak blog yang tulisannya berpihak pada satu sisi saja, ini saya nilai menyesatkan.
Wassalam.
dr. Anthy B Sjuhada
komentar dari saya mas sederhana saja melihat peristiwa kaya gini persatuan bangsa ini agaknya kurang deh slam kenal juga jangan bosen mampir digubuk saya
Kalau saya simple aja seeh, bela yang memperjuangkan islam, walaupun sebenarnya saya tidak menyukai aksi membela dengan kekerasan btw jika islam dilecehkan, maka kewajiban kita untuk membelanya
Bukan AKKBB bentrok dengan FPI
tapi FPI bentrok dengan AKKBB
itu adalah 2 kalimat berbeda dari segi maksud dan kalimat itu sendiri
Nulis aja gak bisa, mau berkotbah!!!!!!!!!!
introspeksi diri dulu
@ angel555 :
hehehe. emang sengaja diputar. biasalah bermain kata. saya pun belajarnya dari media-media mainstream kita kok
ya. mari introspeksi diri dulu. tulisan sayapun (terutama bagian akhir) mengajak kita introspeksi.
angel555 rajin-rajin datang kemari ya. sering-sering introspeksi diri
Wah banyak ya komennya, kalo bagi saya cukup al-qur’an wa sunnah ‘ala fahmi salafuna shaalih. jadi bukan bukan ‘ala fahmi JIL(khalaful su’u).
Ada baiknya sebagai media yang mengaku media Islam justru ga’ mengikuti media-media yang memutarbalikkan fakta, malah kadang menyajikan berita yang ternyata hoax, kayak di sini.
Jadi inget sebuah hadits yang memberitakan bahwa kita akan mengikuti jalan orang-orang Yahudi & Nashrani sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta sampai akhirnya mereka masuk ke lubang biawak pun kita ikut masuk ke dalamnya.
maaf nambah dikit, itu linknya angel555 di edit az, kalo di liat snap shot nya kayaknya cewe-cewe pake baju renang.
“kebenaran sejati adalah kebenaran yg bisa diterima semua pihak, kebenaran itu hanya bisa ditutupi oleh kebenaran lain yg dimunafikkan”
kekerasan salah, apa pun tujuannya..
tapi menyatakan seseorang salah sam akaya mengingkari hakikat kebenaran sejati
ujan ni bang arif, lagi nyasar kesinih! hehehe…
@ ujan :
capek sekali kita kalau harus menunggu semua pihak bisa menerima sesuatu sebagai kebenaran. pasti ada golongan yg membela yg hak, ada golongan yg membela yg batil. btw, kalimat awal yg dipetik ini quote dari mana jan?
kekerasan ini defenisi dan batasannya apa?
karena memukul anak yg sudah cukup umur(dengan tidak berniat menyakiti) untuk mendidik jika menolak sholat, itu bisa disebut kekerasan oleh orang yg tidak mengerti.
yg menyatakan salah atau benar adalah dalil naqli(wahyu) dan aqli(logika, fakta), dlil fitrah (nurani). bagi umat Islam, kebenaran abdolut datangnya dari wahyu, akal dan nurani berfungsi untuk menguatkan/membuktikan ( QS Fushsilat 53). jika dalil mengatakan suatu perbuatan salah, maka kita harus bernahiy munkar dengan nya (cth : khamar dilarang untuk umat Islam, maka orang Islam yg meminum harus kita katakan salah dan sedapat mungkin dinasehati, dicegah, dibuat aturan untuk menghindarinya).
sering-sering aja nyasarnya jan