Rif, kemari. Duduk sejenak disampingku. Hadirkan seluruh dirimu. Ada yang ingin kusampaikan.
Kulihat dua hari ini kau turun. Hatimu yang biasa gelisah terlihat manja. Sorot matamu kehilang tajamnya. Kemauanmu belajar tak seliar biasa. Rif, kau ini kenapa?
Jangan. Untuk apa kau jawab?!. Toh kau tau, aku tau. Sekarang, biarkan aku yang bercerita. Kau, cukup diam, menyimak sepenuhnya.
Rif, ingat nggak..tiga hari lalu. Di selasar selatan Mesjid Salman, salah satu saudaramu bercerita tentang seorang anak kecil umur 12 tahun yang mengamen. Adiknya kecil, masih balita. Ayahnya pemulung, hobinya mabuk. Ibunya istri yang lari, menikah lagi. Dia bertugas sebagai kepala keluarga yang menghidupi ayah dan adiknya. Dan kau tentu belum lupa, rasa malu yang menyelimuti, saat tau bahwa sang anak tinggal didekat kosanmu yang dulu mahasiswa. Saat itu ada janji yang dipatri.
Rif, bukalah memori. Di awal bulan Juli, disebuah mesjid Karawaci, seorang wanita hebat bercerita. Tentang kotornya permainan beberapa wakil rakyat di Jakarta. Tentang beberapa yang habis-habisan menumpuk kekayaan sebanyaknya. Tentang yang melecehkan dan membayar wanita. Dan tentu kau belum lupa, saat itu, apa yang kau tanam dalam hati.
Rif, cobalah kau dengar nama-nama ini. Pelan-pelan terbanglah kau pada kisah mereka. Rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Syafii, Al Gazali, Al Jauzi, Al Fatih, Al Ayyubi, Al Afgani, Abduh, Ridha, Maududi, Al Banna, Qutb, Al Attas, Faishal, Natsir, Hamka,Yassin, Rantisi. Kau tau ketinggian mereka. Sekarang pikirkanlah dirimu. Kau ini ada dimana.
Rif, dua hari cukup. Kau tahu, aku berharap penuh padamu. Jangan kau khianati.
Ya Allah, teguhkanlah aku dalam agama-Mu, dan teguhkanlah dalam perjuangan dijalan-Mu hingga aku menemui-Mu.
Ya Allah, terimakasih…. untuk selalu menjagaku.

semangaaattttt!!!
manusiawi…
yah..berdiamlah sejenak.. dan bersyukur ^_^
Alhamdulillah, kemarin sudah masuk “gua hira”. Kondisi sekarang menuju merah.
langsung eksekusi saja akhi…bangkit wahai anak muda!!!
Terkadang kita memang perlu rehat sejenak…
Memupuk kembali semangat dan bara
Baru kemudian memanaskan
Lalu
meleburkannya..
semangat selalu
akan banyak jalan yang akan memudahkan langkahmu
Allah bersama kita
Mas Arif, sini duduklah disamping saya … akan saya ceritakan tentang rembulan dan bintang
jadi semangat nih
Kemaren saya terlibat di acara peringatan Isra Mi’raz Nabi Muhammada SAW.
Penceramahnya Prof. DR. KH. Didin H
Ada Bazar, pembagian sembako dan alat tulis murah, dll.
Salam semangat!
….
Pada setiap musim…
setelah kehadiran para nabi…
Terkabarkan dan terbukti…
Cinta abadi-Mu…
Sedang aku masih tergugu…
mencari Syukur dan setiaku…
(Abdurrahman Faiz, Dimana Syukurku, Maret 2004)
@ zulfadlillah : apanya yg dieksekusi akhi?
horas lae,
tetap semangat!
Assalamualaikum bro. Senang kenalan dengan ente?
Kemaren2 itu ente ada ngasih komen di blog aku. Tapi aku gak ada ngerepon ya? Betapa begonya aku. Lupa kali aku yah.
Bro, tulisan2 ente bagus2 jg yak.
Would you be me friend? Boleh gak aku tautkan blog ente di blog aku?
Tks yah…
Wassalamualaikum!
waalaikumsalam wr wb.
mangga. dengan senang hati bro
buat semua: komen saya kenapa selalu masuk SPAM ya?
ada yg punya solusi?
Submit komentarnya pake email yg lain lae. Ada yang iseng masukin emailnya ke list spammer.
salam
naik turun itulah manusia adanya
tetap semangat mas….
Semangat ^^
iya mas, komen dari mas masuk ke spam
Duduk dan diam sejenak. Lalu berfikir, merenung. Selalu ada waktu utk bisa menjadi lebih mengerti.
@ semua : yosh. siap. SEMANGAT!
@ utchan : saat submit komen aja atau di profilenya diganti bang? hatur nuhun.
kunjungan balasaaaaannn, mas arif kan dah nagnjang kerumahku, maksih ya…., salam kenal jugaaaaaa
wah memang menenangkan ketika kita mampu melihat & meng-uswah kepribadian rosul dan sahabat-sahabatnya
Rasulullah bukan hanya untuk di kenang…
tapi untuk diteladani dan dijumpai..
Kang arif pasti BISA!!!
Bro arief lagi down yah, tetep semangat lae. Mudah2an ke depannya jadi orang yang berguna buat agama dan kehidupan masyarakat yg lebih baik.
Btw koment masih masuk ke spam. Dua-duanya koment yang dipost pake email berbeda masuk ke spam juga. Kayaknya musti bikin email baru.
ada saat di bawah dan ada saat di atas. Sabar dan tetap semangat!
Betul pak, dengan belajar yang baik dan belajar yang buruk sehingga bisa menimbang mana yang baik dan mana yang buruk. Sukses selalu untuk pak arif.
memang ada saatnya kita di kondisi sedang naik atau sedang turun tapi saya yakin kang arif pasti bisa melaluiny..
Maju Terus kan Arif!
blog nya cukup inspiratif dan islami….menulis terus yaaaa
kontemplasi yang dalam
jadi inget sama diri saya sendiri nih,,, T_T
terimakasih untuk support sahabat-sahabatku semua. saya ini senin dan selasa lalu terlalu eforia, sehingga jadi malas-malasan.
yah, beginilah cara saya mengingatkan diri.
Wah..subhanallah.mau jg dunk ‘ada’ yg nasehatin kek gtu..hiyaa.. :p
)
sabar akhi..
PS: Sering merhatiin komen2 d blog antum tp kykny ad satu orang yg blum komen deh,hehehe..ato pke id lain?
@ mas_adhi : hmm, terlalu banyak spekulasi.
Alhamdulillah, dalam kondisi turun kemaren, Allah begitu sayang sehingga memberi hikmah untuk tak terlena dalam santai.
Amin Ya Allah
inspiratif!!!
jazakallah…
Masjid Salman – Karawaci …. kalo naek bis primajasa 26 ribu … hehe, ora nyambung ,,,,
selalu ‘melihat kebawah’, jgn ‘keatas’ …
Semangat memang perlu dibangkitkan terus, asal jangan padam aja, tapi sekali-kal perlu merenung dan rehat untuk rencana kedepan … sekali-kali kalo merenung di bawah pohon jambu saja mas, kali aja berbuah, apalagi Ketika Musim Jambu Tiba … hehehe, kenapa Jambu? khan ada artikelnya … Wassalam
oh ya, dimana syukurku itu ya?
sering sekali rasanya menggaungkan syukur pada siapapun yang mengeluh.
tapi diri sendiri nyaris tak mengenali syukur itu.
hayoo…jangan liat keatas mulu ah.
Ass. Wr. Wb. Terimakasih atas kunjungannya ke blog kami. Sala, Masyarakat Marginal Sumut