Wahai pemuda!
Kalian tidak lebih lemah dari generasi sebelum kalian, yang dengan perantaraan mereka Allah membuktikan kebenaran manhaj ini. Oleh karenanya, janganlah merasa resah dan jangan merasa lemah. Pampangkan di depan mata kalian firman Allah,
“(Yaitu )orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul-Nya) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan, ‘Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka, ‘maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, ‘Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah sebaik-baik pelindung.” (Ali-Imran: 173)
Kita akan menempa diri, sehingga setiap kita menjadi seorang muslim sejati. Kita akan membina rumah tangga – rumah tangga kaum muslimin menuju terbangunnya rumah tangga yang islami. Setelah itu, kita akan menempa bangsa kita menjadi bangsa yang muslim, yang tertegak di dalamnya kehidupan masyarakat yang islami. Kita akan meniti langkah-langkah yang sudah pasti, dari awal hingga akhir perjalanan. Kita akan mencapai sasaran yang telah digariskan Allah bagi kita, bukan yang kita paksakan untuk diri kita. Allah tidak menghendaki kecuali menyempurnakan cahaya-Nya, meski orang-orang kafir tidak menyukainya.
Dikutip dari : Risalah Pergerakan Hasan Al Banna.


dan si pemuda tentu saja akan membina keluarga sesuai contoh yang ma’shum, betul?
Salam
Dan harapanya terbentuk institusi dengan masyarakat yang berpemikiran, berperasaan dan berperilaku islami. Amin
hidup pemuda!
ayo tunjukan aksi mu
Dunia hari ini merindukan pemuda-pemuda yang bisa dibanggakan sehebat sahabat Muadz bin Jabal ra, dengan kapasitas ilmunya menjadi rujukan para sahabat…
insayallah generasi genarasi islam bangkit menyongsong peradaban dunia dizamannya
Masa depan bangsa ada ditangan yang muda, bukan generasi tua. Mari kita pilih pemimpin bangsa dari generasi muda
Hidup pemuda, saatnya berbuat, dunia milikmu.
majunya negara tergantung dari majunya para pemuda..
Ditangan pemudalah tanggung jawab untuk memperbaiki dan membuat bangsa ini maju.
Pemuda adalah generasi penerus setiap keluarga dan negara. Jika darahmu dialiri dengan akhlak yang baik, niscaya keluargamu dan negaramu kelak berada ditangan2 yang baik.
Kalau tidak salah Hasan Al Banna ini pernah mengajarkan
komponen organisasi.
Dari sisi Keluarga menurutnya ada 3 pilar. Yang pertama adalah saling kenal, yang akan menjamin persatuan. Kedua, saling memahami satu sama lain, dengan saling menasehati. Dan yang ketiga adalah memperlihatkan solidaritas dengan saling membantu.
Mas, kalo dipikir pikir tanggung jawab pemuda itu berat yah, terbayang kan dia membawa seorang gadis dari rumah orang tuanya untuk mengikutinya [menjadi istri] dan membimbingnya seumur hidup…
Dan untuk perempuan dia mengikuti orang lain diluar rumahnya yang tidak dia kenal sebelumnya, untuk seumur hidupnya… tanpa tahu apakah syurga dunia atau neraka dunia [kdrt] yang akan didapatnya.
Ah … tidak siap rasanya !!
lah.. pemudinya mana mas…
soliter : betul! mari berlomba-lomba dalam kebaikan. begitu akhi?
rindu : karenanya dalam Islam ada tuntunan persiapan si pemuda/i sebelum menikah. dan tuntunan kriteria calon pendamping hidupnya. segera dipersiapkan mbak de.
nana : dalam kaidah Islam, jika dikatakan pemuda, maknanya sudah umum mengikutsertakan pemudi. dalam bahasa kita juga begitu
semua : doakan pemuda ini.
bangkit pemuda
di tangan kita Indonesia berjaya
Ayo bangkit pemuda! Kalian harus siap lahir batin untuk mengambil alih tongkat estafet kebesaran agama dan bangsa.
wah,kak,amel jd inget kt2 Ir.Soekarno,
“beri aku seribu org,dan dgn mreka aku akan menggerakkan gunung semeru.
Beri ak sepuluh pemuda yg membara cintanya kpd tanah air,dan ak akan mengguncang dunia”
smgt kak! (^^)
Moga-moga aja pemuda-pemuda kita nantinya bisa membawa indonesia menjadi negara yang adil makmur.
seorang pemuda adalah yang berani mengatakan inilah AKU, bukan yang mengatakan inilah bapakku.
Hmmm …
Himbauan yang paten sangat …
Salam saya …
Semoga diriku juga bisa memenuhi harapan itu…
^^
Pemuda harus melahirkan pemimpin!
Di pundak pemuda tempat penerus bangsa.
aku selalu merindukan cahayaNya
pemuda harapan bangsa
Mari Kita Bangkit !!
Untung, aku masih tetap jadi pemuda!
hidup pemuda
salam kang Arif.
Lama nich ane gak berkunjung ke rumah kang arif. Rasa dahaga dan keresahan menjadi sirna manakala untaian kata demi kata dari tulisan kang arif ane baca, begitu sejuk, indah, dan runtut. Kapan nich ada acara kopdar khusus pengajian, jika ada ane mau ikutan, biar kang arif jadi Murabbi-nya.
Mengenai tentang pemuda, ayo dech kita bangkit bersama, kita maju bersama, ane punya apa, ente-ente seantero nusantara punya ape, kita saling tukar-tukaran informasi, sehingga ekonomi kita pada berputar. Jangan terlalu banyak merenung dan berpikir yang tidak produktif, ayo kita sinergi kaum muda. Jangan biarkan kebodohan, kemiskinan dan kelembahan bangsa kita terus menerus membayangi dan mengginggapi kita semua. Biar masa depan kita dan bangsa kita menjadi bangsa yang maju dan beradab.
@ Darmawan : itu kutipan dari Imam Hasan Al Banna bang
sepakat. kumaha bisnis rumahnya? saya juga lagi belajar-belajar bisnis nih. sambil tetap kerja tentunya. mungkin abang minat bagi-bagi ilmu bisnis ke saya?
Sulitnya….seringkali kita tidak menyadari bahwa kita sebagai generasi muda telah merasa Islami, padahal mungkin yang baru islami adalah pakaian kita dan juga badan kita saja. Seringkali tanpa kita sadari mental dan fikiran kita masih jauh Islami….. Kemunduran peradaban Islam sangat menunjukkan bukti tersebut….
Bentar lagi 17 Agustus 2008…
aaah jadi kapan neeeh??? hihihihihi
Hm..bgus2,sngat terencana skali,ssuai sikon.
bulan ini nulis ttg pemuda..
bulan depan ttg suami…
tahun depan ttg ayah..
PS:Tulisan sederhana,menyentuh,kutipan pula..tp bnyk yg komen..heuheu..
memang, tambah maju sebuah zaman maka generasi muda nya tambah merosot keimanannya
Oh, ya..mas Arif..saya sampai lupa..
PUnya dowload-tan buku “Risalah Pergerakan Hasan Al Banna.” ?..boleh dishare sama saya ?
@ syelviapoe3 : dihalaman “Download” ada mbak. silahkan di unduh.
Jazakillah, mas arif
Zttt…, istirahat sejenak. Rasakan “pencerahan” dari buku terbitan kami, MUSLIMONOT dan PASTI ADA JALAN. Silakan mampir!
Rasakan “ledakan energi” dari buku terbitan kami, MUSLIMONOT.
dimulai dari diri sendiri, dimulai dari hal yang kecil, dimulai dari sekarang. itu kata AA gym.
WHUAAAA kok sayah berasa TUA !!! huhuhuhu… hiks…
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
salam ukhuwwah
Wahai generasi Islam Bangunlah dari nyenyakmu….
Bangkitlah dari lenamu…..
sadarlah!…….
masa depan Islam ada di tanganmu…
Ya.. Allah. berikanlah kekuatan kepada kami untuk selalu istiqomah di dalam jalan-MU
Kuatkan hati kami,….
teguhkan langkah kami..
untuk menyambut seruan-MU
mumpung…
masih muda,
masih kuat,
masih semangat,
masih pinter,
masih keren,
masih ganteng,
masih cantik,
yuk, qta nabung pahala
segede-gedenya
sebanyak-banyaknya
seikhlas-ikhlasnya
pemuda sekarang sudah kehilangan ruh perjuangan dan kerja kerasnya. pemuda sekarang amat terlena dengan buaian kapitalisme yang sebenarnya justru mereduksi power yang luar biasa pada dirinya……….
kini saatnya sadar dan bangkit
DUNIA MEMBUTUHKAN KIPRAH KITA